Sistem ekonomi sosialisme berbanding terbalik
dengan sistem ekonomi liberalisme/kapitalisme yang menyerahkan kekuasaan kepada
pasar. Sedangkan dalam sistem ekonomi sosialisme, yang berkuasa untuk mengatur sistem
perekonomiannya adalah pemerintah. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai
pengawasan terhadap rantai perekonomian masyarakat. Setiap orang dapat
melakukan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan dari pemerintah
(biasanya lebih dominan). Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur
tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang
menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik,
telekomunikasi, gas, dan lain sebagainya agar kegiatan ekonomi yang berpengaruh
terhadap orang banyak dapat di jalankan dengan baik dan penuh dengan kebijakan
yang sesuai.
Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat. Penganut kedua sistem ini sama-sama mengklaim bahwa salah satu sistem lebih baik dari yang lain, membuat rivalitas antar sistem ini menjalar ke berbagai aspek kehidupan lainnya, mulai dari politik, sosial, budaya sampai pada gilirannya berubah menjadi sebuah ideologi yang menjadi pedoman dan spirit dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat. Penganut kedua sistem ini sama-sama mengklaim bahwa salah satu sistem lebih baik dari yang lain, membuat rivalitas antar sistem ini menjalar ke berbagai aspek kehidupan lainnya, mulai dari politik, sosial, budaya sampai pada gilirannya berubah menjadi sebuah ideologi yang menjadi pedoman dan spirit dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ciri – ciri sistem ekonomi
sosialisme :
- Negara menguasai semua alat produksi
- Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat
- Kegiatan ekonomi direncanakan oleh Negara dan diatur pemerintah secara terpusat
- Hak milik individu tiak diakui
- Pemerintah mengatur kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi
Kelebihan sistem ekonomi sosialisme adalah disediakannya kebutuhan pokok bagi masyarakat, hal itu didasarkan perencanaan Negara yang sudah matang, dan semua hasil produksi akan dikelola oleh negara.
Sedangkan kekurangan sistem ekonomi sosialis
antara lain; kebebasan ekonomi yang terbatas, hak dan kemampuan individu kurang
dihargai, menurunnya semangat dan gairah untuk berkreasi dan berinovasi.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar