Laju pertumbuhan ekonomi adalah suatu proses kenaikan output
perkapita dalam jangka waktu tertentu. Ada tiga aspek yang harus diperhatikan
dalam laju pertumbuhan ekonomi tersebut yaitu proses, output perkapita, dan jangka waktu
tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat dikatakan suatu proses, bukan suatu
gambaran nyata ekonomi di suatu wilayah atau Negara.
Menurut pakar ekonomi simon kuznet, pertumbuhan ekonomi
sebuah Negara merupakan kesanggupan Negara tersebut menyediakan barang-barang
yang terus dibutuhkan bagi rakyatnya. Kesanggupan ini didasari pada
keberhasilan penguasaan teknologi dan birokrasi serta akselerasi pertumbuhan
ekonominyadengan ideology yang dianut.
- Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Menurut bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan
salah satu yang terbaik di asia. Bahkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pemicu
geliat ekonomi regional. Sebenarnya angka laju pertumbuhan ekonomi Indonesia
yang ditargetkan adalah 6,2 tetapi Indonesia hanya mampu mencapai 6,1 persen
saja. Penurunan angka tersebut disebabkan jumlah ekspor dan isu kenaikan harga
BBM bersubsidi.
Semakin baik laju pertumbuhan ekonomi suatu Negara, semakin
meningkat daya beli masyarakatnya. Akibatnya, meningkat pula kesejahteraan
masyarakatnya. Seiring dengan meningkatnya perekonomian, pendapatan masyarakat
Indonesia pun akan ikut meningkat. Jumlah masyarakat miskin pun akan menurun
dan jumlah masyarakat menengah akan meningkat.
Peningkatan jumlah masyarakat menengah, baik di kota maupun
di desa sebagai sebuah indikator nyata dari akumulasi pertumbuhan ekonomi.
Hanya saja, indikator dari masyarakat menengah ini terlihat jelas dimasyarakat
perkotaan.
Namun dengan peningkatan ini bukan berarti tidak berdampak
negative terhadap factor lainnya. Semakin tinggi daya beli masyarakat, semakin
tinggi pula mobilisasi masyarakat. Sehingga kepemilikan kendaraan pribadi
menjadi semakin tinggi. Jika hal ini tidak dapat diantisipasi maka akan
berdampak negative pada layanan infrastruktur.
Laju pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat diukur dengan menggunakan laju pertumbuhan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK).Berikut ini adalah rumus untuk menghitung tingkat pertumbuhan ekonomi :
G = Laju pertumbuhan ekonomi
PDRB1 = PDRB ADHK pada suatu tahun
PDRB0 = PDRB ADHK pada tahun sebelumnya
PDRB1 = PDRB ADHK pada suatu tahun
PDRB0 = PDRB ADHK pada tahun sebelumnya
PDRB juga dapat digunakan dalam
melihat struktur ekonomi dari suatu wilayah. Struktur ekonomi digunakan untuk
menunjukkan peran sektor-sektor ekonomi dalam suatu perekonomian. Sektor yang
dominan mempunyai kedudukan paling atas dalam struktur tersebut dan akan
menjadi ciri khas dari suatu perekonomian. Struktur ekonomi merupakan rasio
antara PDRB suatu sektor ekonomi pada suatu tahun dengan total PDRB tahun yang
sama. Struktur ekonomi dinyatakan dalam persentase. Penghitungan struktur
ekonomi adalah sebagai berikut:
Dimana:
PDRB sektor it = nilai PDRB sektor i pada tahun
Total PDRBt = nilai total PDRB pada tahun t
Tidak ada komentar:
Posting Komentar