Laju pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk yang dapat meningkat maupun menurun
di suatu wilayah tertentu setiap tahunnya. Angka ini dinyatakan sebagai
persentase dari penduduk dasar. Kegunaannya adalah untuk dapat memprediksi
jumlah penduduk suatu wilayah di masa yang akan datang.
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi laju pertumbuhan
penduduk di indonesia adalah sebagai berikut:
1. Kelahiran
2. Kematian
3. perpindahan penduduk(migrasi)
Migrasi ada dua,migrasi yang dapat menambah jumlah penduduk disebut migrasi masuk(imigrasi),dan yang dapat mengurangi jumlah penduduk disebut migrasi keluar(emigrasi).
1. Kelahiran
2. Kematian
3. perpindahan penduduk(migrasi)
Migrasi ada dua,migrasi yang dapat menambah jumlah penduduk disebut migrasi masuk(imigrasi),dan yang dapat mengurangi jumlah penduduk disebut migrasi keluar(emigrasi).
Laju pertumbuhan penduduk di
Indonesia senantiasa mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari hasil sensus
penduduk 2010, Indonesia menunjukkan gejala ledakan penduduk. Jumlah penduduk
Indonesia tahun 2010 tercatat 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,49
persen pertahun, sementara pada tahun 2008 masih tercatat 288,53 juta jiwa.
Laju pertumbuhan penduduk ini jika tetap pada angka itu, pada 2045 jumlah
penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 450 juta jiwa. Peningkatan penduduk
yang tinggi ini akan mengakibatkan permasalahan jika tidak dikendalikan (BKKBN,
2010).
Laju pertumbuhan penduduk dapat dihitung menggunakan dua metode, yaitu geometrik dan eksponesial. Metode yang paling sering digunakan di BPS adalah metode geometrik.
Laju pertumbuhan penduduk dapat dihitung menggunakan dua metode, yaitu geometrik dan eksponesial. Metode yang paling sering digunakan di BPS adalah metode geometrik.
·
Laju pertumbuhan penduduk
eksponensial menggunakan asumsi bahwa pertumbuhan penduduk berlangsung
terus-menerus akibat adanya kelahiran dan kematian di setiap waktu.
- Rumus laju pertumbuhan penduduk eksponensial adalah sebagai berikut.
atau
Keterangan :
Pt = Jumlah penduduk pada tahun t
Po = Jumlah penduduk pada tahun dasar
t
= jangka waktu
r
= laju pertumbuhan penduduk
e
= bilangan eksponensial yang besarnya 2,718281828
Jika nilai r > 0, artinya
terjadi pertumbuhan penduduk yang positif atau terjadi penambahan jumlah
penduduk dari tahun sebelumnya. Jika r < 0, artinya pertumbuhan
penduduk negatif atau terjadi pengurangan jumlah penduduk dari tahun sebelumnya.
Jika r = 0, artinya tidak terjadi perubahan jumlah penduduk dari tahun
sebelumnya.
·
Laju pertumbuhan penduduk geometrik
menggunakan asumsi bahwa laju pertumbuhan penduduk sama setiap tahunnya.
- Rumus laju pertumbuhan penduduk geometrik adalah sebagai berikut :
atau
Keterangan:
Pt = jumlah penduduk pada tahun t
Po = jumlah penduduk pada tahun dasar
t
= jangka waktu
r
= laju pertumbuhan penduduk
Jika nilai r > 0, artinya
pertumbuhan penduduk positif atau terjadi penambahan jumlah penduduk dari tahun
sebelumnya. Jika r < 0, artinya pertumbuhan penduduk negatif atau
terjadi pengurangan jumlah penduduk dari tahun sebelumnya. Jika r = 0,
artinya tidak terjadi perubahan jumlah penduduk dari tahun sebelumnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar